Barang Promosi


Contoh Barang Promosi


Barang promosi saat ini banyak digunakan sebagai media promosi favorit perusahaan. Hal ini tidak terlepas dari banyaknya keuntungan yang didapatkan dari penggunaan barang promosi sebagai media promosi. Seperti misalnya pada harganya yang murah, dan jangka waktunya yang bisa bertahan lama, sampai angka tahunan.

Namun itu jika kita ambil keuntungan barang promosi secara umum, jika kita ambil contoh keuntungan barang promosi secara spesifik, maka keuntungannya akan lebih menggiurkan lagi. Dan ya, tulisan kali ini akan membahas mengenai contoh barang promosi dan potensi keuntungan yang dimiliki masing-masingnya.

Inilah contoh-contoh barang promosi:

–          Payung

Payung adalah barang promosi yang akhir-akhir ini semakin menanjak. Hal ini tidak terlepas dari cuaca di dunia yang semakin tidak menentu. Fungsi payung sebagai penangkal hujan pun menjadi sebuah kebutuhan penting bagi masyarakat. Perusahaan yang mencium peluang, pasti akan menggunakan payung sebagai merchandise untuk promosinya. Dengan pemberian payung secara Cuma-Cuma kepada konsumen, selain mendapatkan keuntungan promosi, juga akan membuat pelanggan merasa dihargai oleh perusahaan. Alhasil, hubungan perusahaan dengan konsumen pun akan semakin kuat.

Sayangnya, rangka payung kebanyakan tidak kuat untuk menghadapi hujan lebat dengan angin kencang (badai). Jika dipaksakan dipakai, payung pasti akan rusak. Jika sudah begitu, keuntungan waktu untuk promosi pun menjadi berkurang. Namun jika digunakan pada hujan yang tidak terlalu kencang, besar kemungkinan payung promosi akan bertahan sampai kisaran tahunan.

–          Gantungan kunci

Gantungan kunci, bisa dibilang fungsinya tidak seurgent payung. Namun pada sisi keawetan, gantungan kunci bisa dibilang memiliki keunggulan yang signifikan. Gantungan kunci rata-rata bisa bertahan lebih dari satu tahun. Tentu hal itu akan menguntungkan bagi perusahaan yang berpromosi menggunakan barang seperti gantungan kunci ini.

–          Mug

Mug yang digunakan untuk promosi, biasanya ada 3 jenis yang berbeda. Yaitu mug dari keramik, kaca, dan alumunium. Mug keramik dan kaca sering digunakan, namun resiko keawetannya juga besar. Mug promosi keramik dan kaca mudah pecah. Sedangkan mug alumunium, juga sering digunakan, dan bisa dibilang lebih awet dibanding dua mug sebelumnya. Hal itu karena bahannya memang tidak mudah pecah dan kuat.

–          Jam

Jam promosi merupakan contoh barang promosi yang cukup baik. Jam bisa dibilang cukup awet, kerusakan yang sering terjadi adalah pada baterainya yang habis. Sedang pada bagian tubuh jam sendiri, bisa dibilang tidak sering ada kerusakan yang berarti. Hal ini mungkin dikarenakan fungsi jam yang pada dasarnya tidak terlalu sering disentuh, melainkan hanya dilihat.

–          Ballpoint

Ballpoint memang sejatinya awet, tapi kelemahannya adalah pada mudahnya barang promosi ini hilang. Namun secara overall, ballpoint memberikan dampak yang signifikan dalam kegiatan promosi perusahaan.

Itulah tadi beberapa contoh barang promosi dengan kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Semoga dapat bermanfaat.